banner

Selasa, 05 November 2013

Kalimat Efektif




Kalimat efektif adalah kalimat yang mengungkapkan pikiran atau gagasan yang disampaikan sehingga dapat dipahami dan dimengerti oleh orang lain. Ciri-ciri kalimat efektif adalah sebagai berikut ini:
1.      Kesepadanan.
Suatu kalimat efektif harus memenuhi unsur gramatikal yaitu subjek, predikat, objek dan keterangan. Di dalam kalimat efektif harus memiliki keseimbangan dalam pemakaian struktur bahasa.
2.      Kecermatan dalam pemilihan dan penggunaan kata.
Dalam membuat kalimat efektif jangan sampai menjadi kalimat yang ambigu (menimbulkan tafsiran ganda).
3.      Kehematan.
Kehematan dalam kalimat efektif maksudnya adalah hemat dalam mempergunakan kata, frasa atau bentuk lain yang di anggap tidak perlu, tetapi tidak menyalahi kaidah tata bahasa.
4.      Kelogisan.
Bahwa ide kalimat itu dapat dengan mudah dipahami dan penulisannya sesuai dengan ejaan yang berlaku.
5.      Kesatuan atau pepaduan.
Maksudnya adalah kepaduan pernyataan dalam kalimat itu, sehingga informasi yang disampaikannya tidak terpecah-pecah.
6.      Keparalelan atau Kesejajaran.
Adalah kesamaan bentuk kata atau imbuhan yang digunakan dalam kalimat itu.

Berikut ini saya akan mengoreksi penggunaan kalimat efektif pada media yang ada pada gambar di bawah ini.

Koreksi:
Lombok tak hanya terkenal oleh Pantai Senggigi. Ada Pantai Batu Payung di Lombok Tengah yang terkenal dengan karang besarnya yang mirip payung. Pantai Batu Payung merupakan primadona wisata pantai di Lombok yang sering dibicarakan wisatawan. Pantai ini tidak memiliki hamparan pasir putih, hanya terdiri dari bebatuan dan karang besar yang berbentuk payung. Rute perjalanannya tidak sulit. Anda bisa menuju ke arah Pantai Mandalika yang dulu bernama Pantai Kuta Lombok, atau menuju arah Pantai Tanjung Aan.
Sayangnya petunjuk arah kurang jelas dan akses jalan menuju Pantai Tanjung Aan masih buruk. Jika kehilangan arah bertanyalah pada warga sekitar. Waktu perjalanan dari Pantai Mandalika ke Pantai Tanjung Aan sekitar 15 menit.
Pantai Batu Payung terletak di balik bukit di seberang lautan yang tampak dari Pantai Tanjung Aan. Dari Pantai Tanjung Aan, Anda dapat berjalan kaki selama 30 menit, atau naik perahu selama 15 menit. Hati-hati ketika berjalan menyusuri batuan karena lumut yang menempel sangat licin.

Sumber:

Senin, 21 Oktober 2013

Pilihan Kata (Diksi)







            Diksi dalam arti aslinya merujuk pada pemilihan kata dan gaya ekspresi oleh penulis atau pembicara. Arti kedua "diksi" yang lebih umum digambarkan dengan enunsiasi kata, seni berbicara jelas sehingga setiap kata dapat didengar dan dipahami hingga kompleksitas dan ekstrimitas terjauhnya. Arti kedua ini membicarakan pengucapan dan intonasi, daripada pemilihan kata dan gaya.
Diksi memiliki beberapa bagian pendaftaran kata formal atau informal dalam konteks sosial. Analisis diksi secara literal menemukan bagaimana satu kalimat menghasilkan intonasi dan karakterisasi, contohnya penggunaan kata-kata yang berhubungan dengan gerakan fisik menggambarkan karakter aktif, sementara penggunaan kata-kata yang berhubungan dengan pikiran menggambarkan karakter yang introspektif. Diksi juga memiliki dampak terhadap pemilihan kata dan sintaks.
Beberapa waktu yang lalu sempat beredar wawancara kocak Vicky Prasetyo di acara infotainment.
Kalian dapat melihat videonya di bawah ini:

 Berikut ini koreksi pemilihan kata yang tepat sesuai dengan EYD:
·         “Diusiaku saat ini 29 my age, tapi aku tetap masih merindukan apresiasi”
29 my age : penggunaan kalimat bahasa Inggris dengan grammar yang salah. Seharusnya “my age is 29 years old”.
·         “Karena basicly aku seneng musik walapun kontroversi hati aku tetep menyudutkan konspirasi kemakmuran yang kita pilih”.
Kontroversi hati mungkin yang dimaksud adalah kebimbangan dalam hati Vicky karena sebenernya dia lebih fokus pada konspirasi (masalah) kemakmuran.
·         “Kita belajar harmonisisasi dari hal terkecil sampai terbesar”.
Harmonisisasi lebih tepat jika menggunakan kalimat menyamakan atau menyelaraskan.
·         “Aku pikir kita ga boleh ego terhadap satu kepentingan dan kudeta apa yang menjadi keinginan”.
Kudeta atau penggulingan kekuasaan kurang tepat jika dimasukan kedalam kalimat tersebut. Diksi yang tepat sebaiknya menggunakan kata menggantikan.
·         “Dengan adanya hubungan ini bukan mempertakut, bukan mempersuram, statusisasi kemakmuran keluarga dia tapi menjadi confident”.
Mempertakut akan lebih baik jika menggunakan kata “menakuti”, dan mempersuram dapat diganti dengan “memperkeruh”. Statusisasi kemakmuran yang dimaksud Vicky akan lebih tepat bila menggunakan kalimat “status kemakmuran”.
·         “Kita harus bisa mensiasati kecerdasan itu untuk labil ekonomi kita tetap lebih baik”
Labil ekonomi mungkin bermaksud ketidakstabilan ekonomi. Jika Vicky bermaksud menggambarkan situasi ekonomi yang berubah-ubah sebaiknya menggunakan istilah “krisis ekonomi”.

Sumber:

Senin, 14 Oktober 2013

OpenGL Pada C++



OpenGL (Open Graphics Library) adalah spesifikasi standar yang mendefinisikan sebuah lintas-bahasa, lintas platform API untuk mengembangkan aplikasi yang menghasilkan grafis komputer 2D maupun 3D. Antarmuka terdiri dari lebih dari 250 panggilan fungsi yang berbeda yang dapat digunakan untuk menggambar tiga dimensi dengan adegan-adegan kompleks dari bentuk-bentuk primitif sederhana. OpenGL dikembangkan oleh Silicon Graphics Inc (SGI) pada tahun 1992 dan secara luas digunakan dalam CAD, realitas maya, visualisasi ilmiah, visualisasi informasi, dan simulasi penerbangan. Hal ini juga digunakan dalam video game, di mana bersaing dengan Direct3D on Microsoft Windows platform. OpenGL dikelola oleh sebuah teknologi konsorsium nirlaba yaitu Khronos Group.
 

Kali ini kita akan membuat program sederhana menggunakan OpenGL. Langkah pertama adalah download kedua program berikut ini:

Kemudian download tutorial yang saya buat dalam bentuk PDF pada link berikut ini:

Terima kasih atas kunjungannya, semoga tutorial dari saya dapat membantu para pembaca.

Sumber:
http://adityajanata.blogspot.com/2013/10/cara-menginstall-opengl-pada-c.html